Pengurus Pusat Gemei Desak Presiden Jokowi untuk Transparan Soal Omnibus Law

Jakarta – Kumpulan naskah UU Omnibus Law Cipta Kerja yang disahkan pada (5/10/20) mendapat banyak kritikan dari masyarakat luas karna dinilai merugikan buruh atau pekerja, dan pengesahannya dianggap sangat terburu-buru pada masa covid-19 saat ini.

Pemerintah dianggap lalai dalam menangani covid namun sangat tergesa-gesa dalam membahas UU Cipta Kerja Omnibus Law tersebut bahkan DPR RI sampai saat ini tidak pernah membahas penyelesaian atau mencarikan vaksin covid 19.

Sejak disahkan tidak ada transparasi dari DPR RI kepada masyarakat tentang Draft Final UU Cipta Kerja bahkan draft tersebut mengalami banyak perubahan halaman. Draft pertama berjumlah 1.028 halaman, draft kedua berjumlah 905 halaman, draft ketiga berjumlah 1.052 halaman, keempat berjumlah 1.035 halaman dan terbaru naskah final UU Cipta Kerja tersebut berjumlah 812 halaman. Padahal transparasi draft final sangatlah penting bagi masyarakat untuk mengawal keaslian Draft Final UU Cipta Kerja sejak hari disahkannya, namun pemerintah tidak memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengawal.

“Perlunya transparansi UU Cipta Kerja sejak awal disahkan, PP GEMEI menantang DPR RI diskusi terbuka untuk membahas UU Cipta Kerja dan yang mana saja telah di tandatangani. Tentang apa sebenarnya tujuan pemerintah tetap mengesahkan Undang-undang Cipta Kerja, sedangkan kami sebagai rakyat menganggap hal ini sangat merugikan untuk masyarakat luas. Kita tahu bahwa sejak disahkannya UU Cipta Kerja ini, terjadi penolakan dari berbagai golongan hampir diseluruh wilayah Indonesia” Tegas Albar ketua PP Gemei.

Berita Lainnya

Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Soroti Perizinan Perusahaan Semen di Barru

Aliansi pemuda dan mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD kabupaten Barru menuntut Pemda dan DPRD kabupaten Barru segera menutup perusahaan...

KPN Rilis Survei Pilkada Tangsel, Banyak Lembaga ‘ABS’ Meradang

Tangerang Selatan - Pilkada Kota Tangerang Selatan (TangSel) menjadi salah satu yang menyita perhatian nasional. Pasalnya anak Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf...

Demonstrasi Tolak Omnibuslaw, Direktur LKBHMI Jakpustara di Tangkap Polisi

Suarabangsa - Direktur LKBHMI Jakpustara beserta seluruh jajarannya yang tergabung dalam gerakan "Gagalkan Omnibuslaw Mosi Tidak Percaya" didapati sampaikan orasinya secara bergantian,...

Pidato Presiden Soal Kenegaraan dan Kemerdekaan dalam Sidang Tahunan MPR RI

Presiden Joko Widodo pada Jumat, 14 Agustus 2020 akan menyampaikan pidato pada sidang tahunan MPR RI Tahun 2020 dan Pidato Kenegaraan dalam...

PT Bhanda Ghara Reksa Sosialisasikan Program Keluarga Harapan Kemensos

Lampung - Program Keluarga Harapan merupakan program bantuan pemerintah yang diselenggarakan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia sebagai upaya bantuan sosial (bansos) kepada...

Menikmati Suasana Jepang di Kota Pasuruan

Pasuruan – Jika ada yang ingin berlibur ke negeri sakura Jepang tetapi masih belum berkesempatan dikarenakan Travel Ban akibat pandemi Covid-19 tak...

STIE Nobel Indonesia Gelar Wisuda dan Kembali Cetak 191 Alumni

MAKASSAR - Sekolah Tinggil Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia menggelar rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka wisuda Sarjana ke-XV dan Pascasarjana...

Ketua Golkar Kota Semarang Peringati HUT Partai yang ke-56

Jakarta - Partai Golkar akan genap berusia 56 tahun tepat pada tanggal 20 Oktober 2020. Untuk memeriahkan perayaan HUT yang ke-56, Pengurus...

Ribuan Massa Aksi Tolak Omnibus Law Banjiri Istana Negara

Jakarta - Massa aksi demonstrasi tolak Omnibus Law yang tergabung dari BEM se-Indonesia, Serikat buruh Indonesia, OKP se-jabodetabek dan STM membanjiri Istana...

Panwaslu Biringkanaya Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Pengawas TPS

Jakarta - Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Biringkanaya memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran calon Pengawas TPS di 11 Kelurahan.Kelurahan itu meliputi Kelurahan Katimbang,...