KPU Depok Kejar Target 77,5 Persen Partisipasi Pemilih Pilkada 2020

Related

Kasus Bos Judi Online Dinilai Salah Pasal

Jakarta - Kasus Pembebasan Bos Judi Online yang ditangkap...

Bos Judi Online Dilepas, Poros Rawamangun : Ada Motif Apa?

Jakarta - Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara membebaskan tersangka...

Salahi Aturan, Tiang-Tiang dan Kabel Optik Tak Berizin Harus Ditindak

Jakarta - Penampakan tiang-tiang yang berisi kabel optik dan...

Terbukti Bersalah, PT. Yamaha Music Manufacturing Indonesia Masih Belum Ditindak

Jakarta - Sidak yang dilakukan Sudinakertrans Jakarta Timur yang...

Sidak Disnakertrans Jakarta Timur Ke Perusahaan Bandel

Jakarta - Pada masa PPKM seperti ini banyak perusahaan...

Share

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok terus genjot dan kejar target agar mencapai 77,5 persen partisipasi masyarakat memakai hak pilihnya.

“Kami terus menggenjot atau mengejar target partisipasi masyarakat Kota Depok untuk menggunakan hak pilihnya sekitar 77,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.229.362 orang di 11 kecamatan,” kata Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna saat Rapat Kesiapan 30 Hari Menjelang Hari Pemungutan Suara Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang dengan KPU Provinsi Jawa Barat, Senin (9/11/2020).

Dengan waktu yang semakin mendekat ucap Nana tentunya, kami terus menggenjot dan mempersiapkan sejumlah tahapan agar pelaksanaan pilkada serentak sesuai yang diharapkan seluruh lapisan masyarakat berjalan dengan lancar, aman dan terkendali sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Kapolda dan TNI Libatkan Relawan G-Mile Dalam Kegiatan Rapid Test Gratis

Selain mempersiapkan tahapan pelaksanaan pilkada serentak, imbuh Nana Shobarna, pihaknya kini juga tengah mempersiapkan kelengkapan logistik yang beberapa hari lalu telah tiba di gudang logistik Cimanggis, Kota Depok.

“Bahkan, sosialisasi terus dilakukan ke masyarakat baik langsung maupun online agar mereka tidak perlu khawatir datang ke TPS yang telah disiapkan petugas di lingkungan rumahnya atau tempat lain,” kata Nana.

Baca Juga:  Dalam Rangka Memperingati Isra Miraj, Pemuda Muslimin Indonesia Kota Depok Bagikan Sembako di Pacitan, Jawa Timur

Menurut Nana, sekarang ini kami juga tengah melakukan tahapan rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang kemudian akan dilihat dari kesiapan sumber daya manusia petugas KPPS tersebut agar saat pelaksanaan pilkada serentak berjalan sesuai harapan maayarakat banyak. Pasalnya, petugas KPPS itu harus memahami dan mengerti penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang akan dipergunakan dalam proses penghitungan suara di TPS 9 Desember 2020 yang akan datang.

“Untuk itulah kegiatan bimbingan teknis kepada petugas KPPS dan sosialisasi terus kami lakukan baik luring maupun daring guna memastikan petugas KPPS mampu mengoperasikan aplikasi tersebut,” tutur Nana.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota KPU RI Viryan Azis, Ketua dan anggota KPU Jawa Barat Kapolda Jawa Barat, Pangdam111/Siliwangi, Kajati Jawa Barat, Ketua Bawaslu Jawa Barat dan Ketua dan Anggota KPU Kab/Kota Penyelenggara Pilkada Serentak Tahun 2020.