Aksi Jalan Kaki Suku Anak Dalam dan Petani dari Jambi Menuju Istana Negara

Related

Masih Membandel, PT Tainan Disegel Disnakertrans

Jakarta - Perusahaan yang masih membandel beroperasi pada masa...

Kasus Bos Judi Online Dinilai Salah Pasal

Jakarta - Kasus Pembebasan Bos Judi Online yang ditangkap...

Bos Judi Online Dilepas, Poros Rawamangun : Ada Motif Apa?

Jakarta - Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara membebaskan tersangka...

Salahi Aturan, Tiang-Tiang dan Kabel Optik Tak Berizin Harus Ditindak

Jakarta - Penampakan tiang-tiang yang berisi kabel optik dan...

Terbukti Bersalah, PT. Yamaha Music Manufacturing Indonesia Masih Belum Ditindak

Jakarta - Sidak yang dilakukan Sudinakertrans Jakarta Timur yang...

Share

Aksi jalan kaki suku Anak dalam dan petani jambi berjalan kaki dari pelabuhan baukauheni menuju istana negara.

Peserta Aksi anak dalam dan petani jambi berjumlah 21 orang menuju ke istana negara meminta keadilan kepada Presiden Republik Indonesia bapak Ir. H. Jokowi widodo dapat menyelesaikan suku anak dalam dengan PT. Asiatic persada dan berkat sawit utama.

Baca Juga:  Dinas PUPR Pacitan Temui Warga Desa Padi Terkait Peremajaan Jalan Raya

Adapun tuntutan anak suku dalam dan petani jambi sebagai berikut :

  1. Meminta kepada pihak pemerintah dan penegak hukum mengambil langkah untuk menyelesaikan kasus sengketa lahan kami di ambil oleh pihak PT. Berkat Sawit Utama.
  2. Meminta Kapolri segera usut tuntas tindakan pidana kasus perkebunan atas penguasaan tanah negara tanpa izin dan tanpa hak perkebunan yang di lakukan oleh pihak PT. Jamer tulen dan PT. Maju perkasa sawit. Serta mengusut tuntas pemalsuan tanda tangan bupati Batanghari dengan izin usaha perkebunan yang di lakukan oleh PT. Jamer Tulen, PT. Maju perkasa sawit dan Koperasi sanak mandiri.
  3. Meminta kepada Presiden dan Kementerian ATR/BTN agar segera mengembalikan lahan 3.550 ha milik suku anak dalam berdasarkan surat kementerian agraria dan tata ruang atau kepala Badan Pertahanan Nasional dengan nomor : 1373/020/III/2016 pada tanggal 29 maret 2016. Tegas korlap Abun Yani (SAD).
Baca Juga:  Aktivis Gugat Novel Menggelar Aksi Bakar Lilin di Depan Kejagung

Korlap suku anak dalam berharap bapak Presiden bisa menemui kami sehingga kami mendapatkan keadilan yang selama ini yang kami harapkan.