Diduga Intimidasi dan Ancam Pemecatan Karyawan, Direktur WNA PT. Nafasindo Akan Dilaporkan

Tanggal:

MEDAN – Sejumlah Pengurus Koperasi Konsumen Karyawan Nafas Indo (Kokarna) sebagai pemegang saham 5% atas PT. Nafasindo, mengaku kerap mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari seorang oknum pimpinan yang merupakan warga negara asing. Intimidasi,Diskriminasi,  serta  ancaman pemecatan itu dilontarkan oleh Direktur Nafasindo, yang merupakan anak perusahaan Nafas Estate Sd Bhd, Abdul Kudus Bin MS Abdul Gafoor. 

“Jadi, direkturnya ini merupakan seorang warga negara asing. Dalam ucapannya kerap menunjukkan Arogansi  kepada para karyawan,  Terkesan merendahkan yang menyakiti hati para pekerja,” ujar Kuasa Hukum Pengurus Kokarna, Rinaldi didampingi M. Egiprayoga D dan Ahmad Fadli Hsb, dari Kantor Hukum Hasrul Benny Harahap & Rekan, Rabu (5/4/2023).

Rinaldi menjelaskan, atas tindakan oknum tersebut, pihaknya telah melayangkan somasi untuk mendapatkan penjelasan dari Direktur Nafasindo Abdul Kudus Bin MS Abdul Gafoor. 

“Sebenarnya, sudah banyak bukti-bukti yang kita kumpulkan. Nantinya akan merujuk ke ranah pidana. Jika tidak ada itikad baik pelaku, maka kita akan perpanjang kasus ini ke ranah hukum,” tambahnya.

Jadi, ungkap Rinaldi, perilaku ini terus berulang-ulang membuat para Pengurus Koperasi Konsumen Karyawan Nafas Indo merasa terintimidasi, terancam dan merasa tidak nyaman atas perlakuan pelaku. 

“Dengan adanya somasi ini, kami menunggu diduga pelaku untuk hadir memberi keterangan pada tanggal 7 April 2023 ini. Kalau yang bersangkutan tidak menunjukkan etikad baik, kita akan lanjutkan proses hukumnya,” ujarnya.

Seharusnya sebagai Tenaga Kerja Asing (TKA), juga sebagai pimpinan, yang bersangkutan harus memberikan contoh yang baik kepada para pekerja, bukan sebaliknya. 

“Misalnya pun ada masalah seharusnya jangan arogan, tetapi memberikan solusi yang terbaik. Tapi malah sebaliknya, karyawan malah mendapatkan perlakuan yang tak pantas,” ujar Rinaldi.

Padahal selama PT nafasindo ada di Indonesia belum pernah ada Pimpinan dari Tenaga Kerja Asing yang Arogan seperti ini, dalam hal ini Pihak Nafas Malaysia hendaknya  untuk merespon dan mengambil Tindakan , Ujar Rinaldi.

Redaksi Bangsa
Redaksi Bangsahttp://bangsa.id
Baca berita terkini dan terpercaya dari seluruh Indonesia. Dapatkan berita politik, ekonomi, olahraga, dan hiburan dalam genggaman anda.

Sebarkan Berita:

Populer!

Baca Artikel Lainnya
Related

KAI Daop 5 Berikan Diskon 20 Persen Mulai 17 September Untuk Pelanggan Disabilitas

Purwokerto - Bersamaan dengan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh...

7 Nama Bakal Calon Anggota KPU Sumsel Dinilai Bermasalah, Tim Seleksi Diminta Tindak Tegas

Palembang - Tim seleksi bakal calon anggota komisi pemilihan...

Miris Jalan Daerah Dikabupaten Pacitan banyak Rusak, AKHA Desak Presiden Untuk Serius Membantu Pacitan

Pacitan - Segenap pemuda Pacitan menanggapi intruksi maupun arahan...