Tempo Diserbu Massa, Pertanyakan Soal Transparansi Aliran Dana

Related

Andy Cahyady Meminta Kepastian Pelaksanaan Eksekusi Terhadap Wenhai Guan

Jakarta - Pada tanggal 03/08/20201, Andy Cahyady kembali...

Masih Membandel, PT Tainan Disegel Disnakertrans

Jakarta - Perusahaan yang masih membandel beroperasi pada masa...

Kasus Bos Judi Online Dinilai Salah Pasal

Jakarta - Kasus Pembebasan Bos Judi Online yang ditangkap...

Bos Judi Online Dilepas, Poros Rawamangun : Ada Motif Apa?

Jakarta - Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara membebaskan tersangka...

Share

Jakarta— Aktivis Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) mendatangi Kantor Tempo, di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (7/7) untuk meminta klarifikasi terkait dugaan gratifikasi terhadap oknum petinggi Tempo.

Ketua Presidium GNR Agung WH menyampaikan, klarifikasi dari Tempo dinilai penting lantaran Tempo menurutnya salah satu media yang menjadi rujukan untuk mencari informasi yang benar.

Baca Juga:  Agum Gumelar Terpilih Menjadi Ketua Ikatan Alumni Lemhanas Periode 2020-2024

“Referensi kebenaran salah satunya kita dapat dari membaca Tempo, namun kalau ada dugaan petinggi Tempo diajak plesiran ini mengkhawatirkan bagi independensi Tempo sendiri,” kata Agung di depan kantor Tempo.

Agung menambahkan, sebagai pembaca setia Tempo, munculnya daftar nama petinggi majalah satu-satunya yang tidak terafiliasi oleh pemerintah itu yang mendapat plesiran ke luar negeri sangat menganggu.

Baca Juga:  Gerak Indonesia Anggap ICW Sebagai Penguntit Ketua KPK

Sebab, menurut Agung, saat ini Tempo masih menjadi refrensi dalam melihat fakta dan pemberitaan seputar politik dan hukum di Negara Indonesia.

“Makanya kami datang kesini, untuk meminta kejelasan apakah benar, jika benar berarti mudah sekali untuk membeli berita sesuai kemauan kita, tinggal saja ajak jalan-jalan wartawan atau petingginya,” sindir Agung.

Dalam aksi damainya ini, puluhan aktivis GNR turut membawa spanduk dan banner salah satunya bertuliskan hastag #TenggelamkanTempo. GNR meminta untuk bertemu atau audiensi dengan pihak Tempo. Namun permintaan mereka tidak ditanggapi dengan alasan bagian redaksi mereka tidak ada di tempat.