Gelar Aksi Depan KPK, Gagak Minta Investigasi Dugaan Korupsi Dana Hibah dan Bansos Palembang Tahun 2015-2017

Related

Share

Jakarta – Sejumlah pemuda yang terhimpun dalam Gerakan Ganyang Koruptor (Gagak), Jumat (15/05) sore, menggelar aksi protes di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam aksi tersebut, mereka meminta agar KPK melakukan investigasi terhadap dugaan penyelewengan anggaran dana hibah dan bansos tahun 2015-2017 di Palembang, Sumatera Selatan.

Baca Juga:  PB HMI Versi Abdul Muis Akan Segera Gelar Kongres Ke-XXXI di Makassar

Koordinator Lapangan M. Ghifari, dalam orasinya mengatakan jika ada penyunnatan anggaran bahkan sebagian masyarakat tidak menerima. Dia meminta agar dalam kasus dana hibah dan bansos yang tidak tepat sasaran bahkan diduga dikorupsi menjadi atensi khusus KPK dan segera turun ke Palembang untuk mengusutnya.

“Banyak sebenarnya yang mengeluh karena diduga ada pemotongan anggaran bahkan protes karena tidak menerima bantuan tersebut. Dana hibah dan bansos ini memang rentan dikorupsi oleh karena itu KPK harus segera selesaikan persoalan ini dan tangkap siapapun yang telah merugikan masyarakat ini,” kata Ghifari.

Baca Juga:  DPP Gemei: Saya Sangat Kecewa Dengan Gubernur Sulwesi Selatan

Dalam orasinya, Ghifari menjelaskan, kasus yang diduga menguntungkan pejabat di kota Palembang dengan penyelewengan kekuasaan sungguh sangat meresahkan dan menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemkot Palembang.

“Atas dugaan terjadinya kongkalikong ini telah merobek kepercayaan masyarakat bahkan memang harus segera investigasi oleh KPK.” Jelas Ghifari.

Ghifari mendesak KPK untuk periksa Harnojoyo sebab walikota orang yang paling bertanggung jawab terhadap dana hibah dan bansos tersebut.

“Kami dalam hal ini sebagai masyarakat anti korupsi untuk menyampaikan desakan agar KPK Segera Turun Ke Sumatera Selatan ,” tandasnya.