Jakarta – Pihak Kepolisian Republik Indonesia berhasil menangkap penyebar hoaks Omnibus Law Cipta Kerja lewat akun @videlyaeyang di media sosial Twitter. Pelaku yang merupakan seorang wanita tersebut ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (8/10/2020).

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil ditangkap di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Hasil pemeriksaan memang benar yang bersangkutan melakukan postingan menyiarkan berita bohong di akun Twitternya di sana yang menyebabkan ada keonaran ya di sana itu,” ungkap Argo.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya ialah sebuah handphone beserta SIM card.

“Tindakan yang dilakukan pelaku yakni menyiarkan berita bohong di akun Twitter @videlyaeyang yang mengakibatkan keonaran,” jelas Argo.

Akibat perbuatannya, Pelaku dijerat Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Ancaman hukumannya penjara maksimal selama sepuluh tahun,” tutur Himawan.