Sidak Disnakertrans Jakarta Timur Ke Perusahaan Bandel

Related

Andy Cahyady Meminta Kepastian Pelaksanaan Eksekusi Terhadap Wenhai Guan

Jakarta - Pada tanggal 03/08/20201, Andy Cahyady kembali...

Masih Membandel, PT Tainan Disegel Disnakertrans

Jakarta - Perusahaan yang masih membandel beroperasi pada masa...

Kasus Bos Judi Online Dinilai Salah Pasal

Jakarta - Kasus Pembebasan Bos Judi Online yang ditangkap...

Bos Judi Online Dilepas, Poros Rawamangun : Ada Motif Apa?

Jakarta - Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara membebaskan tersangka...

Share

Jakarta – Pada masa PPKM seperti ini banyak perusahaan yang tutup karena ada peraturan yang mengharuskan perusahaan yang tidak masuk sektor tertentu harus tutup demi mengurangi penyebaran Covid – 19.

Namun tidak dipungkiri masih banyak perusahaan yang membandel dengan membuka perusahaan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan. Untuk itu Disnakertrans Jakarta timur mengadakan sidak ke perusahaan yang dicurigai melanggar.

PLH Nakertran dan Energi Jakarta Timur,Noviar Dinaryanti bersama Heri Saptono ,Kasi pengawasan Ketenaga kerjaan adakan sidak PPKM di kawasan Industri Pulo Gadung,Jakarta Timur.(19/7/2021)

Baca Juga:  Kejaksaan Keluarkan Sprindik Terkait Kasus Kredit Fiktif PT. Jazmina Dan Bank BRI

“Ya kami dari Dinasker Jakarta Timur,adakan sidak di Pabrik Manufacturing Yamaha Indonesia terkait pelaporan warga tentang ppkm darurat yang di buat Pemerintah Pusat demi memutus mata rantai virus Covid 19.”papar Novi pada media.

Baca Juga:  KPK Harus Turun Tangan, JPMI Sebut Gubernur Banten Terlibat Aktif Soal Dana Hibah Pesantren
IMG 20210719 WA0050
Sidak Disnakertrans Jakarta Timur

“Kami di terima oleh pihak Yamaha “Mawardi selaku HRD PT Yamaha,ya kami jelaskan perihal pelanggaran yang masih saja di anggap sepele oleh pihak Yamaha,dan pihak Yamaha telah menyanggupi akan memperbaiki konsekwensi ppkm yang telah di terapkan oleh pihak pemerintah dengan menerapkan 50% dan kami akan memberikan kelonggaran sampai batas waktu yang kita sepakati masih saja tidak diindahkan maka kami akan memasang segel penutupan sementara pabrik Yamaha ini .”lanjut nya

“Prokes karyawan di perketat walaupun esensial atau kritikal,ini ppkm darurat dan semua lapisan masyarakat harus ikutin peraturan ppkm Darurat,kita bersatu padu memutus mata rantai covid 19 karena ini tugas kita semua demi Indonesia sehat dan kembali normal seperti sedia kala.”ungkap nya.