Proyek Pelabuhan Marabombang Terlantar, KPK Diharap Usut Tuntas Anggaran 100M

Related

Masih Membandel, PT Tainan Disegel Disnakertrans

Jakarta - Perusahaan yang masih membandel beroperasi pada masa...

Kasus Bos Judi Online Dinilai Salah Pasal

Jakarta - Kasus Pembebasan Bos Judi Online yang ditangkap...

Bos Judi Online Dilepas, Poros Rawamangun : Ada Motif Apa?

Jakarta - Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara membebaskan tersangka...

Salahi Aturan, Tiang-Tiang dan Kabel Optik Tak Berizin Harus Ditindak

Jakarta - Penampakan tiang-tiang yang berisi kabel optik dan...

Terbukti Bersalah, PT. Yamaha Music Manufacturing Indonesia Masih Belum Ditindak

Jakarta - Sidak yang dilakukan Sudinakertrans Jakarta Timur yang...

Share

PT.Alfindo Perkasa yang bertanggung jawab dalam pembangunan proyek Pelabuhan Marabombang senilai Rp.100M anggaran Kementerian Perhubungan.

Baca Juga:  UIN Watch Laporkan Rektor UIN Terkait Dugaan Pemalsuan Data dan Korupsi

Dimana pelabuhan tersebut diperuntukan ekspor-impor tapi nyatanya sampai detik ini masih juga belum terpakai sejak dibangun 2010, anehnya adalah kondisi pelabuhan tersebut ternyata tidak sesuai spek untuk peruntukan pembangunannya.

Olehnya kami Ibrahim Asnawi selaku Ketua Bidang Hukum dan Ham Gerakan Mahasiswa Ekonomi indonesia (GEMAI) meminta Kementerian Perhubungan,KPK,Kejaksaan Agung dan Ombosdman harus ikut menuntaskan permasalahan ini karena anggaran 100M untuk membuat pelabuhan di tahun 2010 karenanya harusnya sudah cukup, ini kok terkesan kekurangan anggaran padahal sudah menghabiskan dana kurang lebih 100M.

Baca Juga:  DPP Gemei: Saya Sangat Kecewa Dengan Gubernur Sulwesi Selatan

Maka PT.Alfindo Perkasa harus menjelaskan pekerjaan masa lalunya yang belum selesai dan terpakai karena speknya tidak sesuai untuk Pelabuhan ekspor-impor kepada KPK,Kejaksaan, Kemenhub dan Ombudsman agar persoalan Pelabuhan Marabombang yang diperuntukan ekspor-impor bisa selesai dan terpakai.