Serdang Bedagai – Terkait proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tahun 2020, pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sergai selaku pihak tergugat harus mematuhi putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan.

Demikian ditegaskan Kuasa Hukum Darma Wijaya dan Adlin Umar Yusri Tambunan (DAMBAAN) selaku Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sergai nomor urut 1, Hasrul Benny Harahap SH, MH didampingi M Aswin D Lubis SH, MH, Rinaldi SH dan Ragil Siregar SH kepada Waspada, Minggu (14/11) via WhatsApp.

Terlebih, lanjut Benny, berdasarkan salinan putusan yang mereka terima dari pihak PTTUN Medan sesuai putusan (6/G/PILKADA/2020/PTTUN-Medan) (13/10/2020) yang menyatakan gugatan dari penggugat dikabulkan seluruhnya.

Ditambahkan Hasrul Benny, dalam putusan PTTUN Medan tersebut menyatakan batal objek sengketa berupa surat keputusan KPU Sergai (380/PL 02 2-Kpt/2018/KPU-Kab/X/2020) (05/10/2020) tentang penetapan paslon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sergai tahun 2020, yang dinyatakan negatif atau sembuh dari Covid-19 atas nama Soekirman dan Tengku Muhammad Ryan Novandi.

Kemudian lanjut Hasrul Benny, PTTUN juga memerintahkan tergugat (KPU Sergai) untuk mencabut surat keputusan KPU Sergai nomor 380/PL 02 2-Kpt/2018/KPU-Kab/X/2020 tanggal 5 Oktober 2020 tentang penetapan paslon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sergai atas nama Soekirman dan Tengku Muhammad Ryan Novandi.

Bahkan sebut Hasrul Benny, PTTUN juga menghukum tergugat untuk membayar segala biaya perkara yang timbul dalam perkara tersebut sejumlah Rp496,000er

Ditambahkan Hasrul Benny, adapun susunan majelis hakim dalam persidangan tersebut, Hakim Ketua Budhi Hasrul SH, Hakim Anggota HL Mustafa Nasution SH MH dan Guruh Jaya Saputra SH MH, Panitera Pengganti Hj Risma Nelly SH.

“Berdasarkan putusan PTTUN tersebut yang harus dilakukan KPU Sergai sebaiknya mematuhi putusan PTTUN jika memang beritikad baik serta ingin mensukseskan Pilkada di Kabupaten Sergai karena waktunya masih ada untuk mempersiapkan segala sesuatunya jika putusan itu dipatuhi,” tegas Hasrul Beny.

Sebagai penyelenggara, imbuh Hasrul Beny, seyogyanya KPU Sergai tidak ada kepentingannya siapapun yang akan terilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati, untuk itu KPU Sergai harusnya lebih mengedepankan kepentingan masyarakat Sergai tentunya dengan mematuhi atas putusan PTTUN Medan tersebut.

“Fokusnya KPU Sergai harus memperhitungkan waktu penyelenggaran yang semakin dekat tanpa mengesampingkan putusan PTTUN yakni membatalkan dan mencabut pencalonan pasangan H Soekirman-T Ryan di Pilkada Sergai”, pungkas Hasrul Beny.
Lanjut lagi KPU harus mencoret pasangan tersebut maka apabila KPU SERGEI tidak melaksanakan putusan PTTUN itu secara nyata,dapat dikualifisir KPU Sergei melakukan perbuatan melawan hukum”sambungnya.


Sebelumnya gugatan dari Paslon Bupati-Wakil Bupati Sergai nomor urut 1 DAMBAAN terhadap KPU Sergai berawal diterbitkannya surat keputusan KPU Sergai tentang penetapan paslon Bupati-Wakil Bupati Sergai nomor urut 2, Soekirman-Tengku Muhammad Ryan Novandi (Beriman & Trendi).