Pernyataan Sikap IMRI Terhadap OJK Soal Likuiditas Bank Bukopin

Ikatan Mahasiswa Republik Indonesia (IMRI) meminta OJK tidak Perlu Takut Dengan Bosowa Group.

Peristiwa kekeringan likudiitas PT Bank Bukopin Tbk, scharusnya menjadi perhatian pemegang saham pengendali, yakni Bosowa Corporindo yang menguasai 23,4% saham. Seperti kita ketahui pemegang saham utama (PSU) PT Bank Bukopin Tbk adalah Bosowa 23,4% BK Kookmin Bank 22%, Negara Republik Indonesia 8,9%, dan Kopcrasi Karyawan Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo) 5,14%. Sementara sisanya masyarakat 45,7% dan selebihnya beberapa pemegang saham kecil-kecil.

Dalam kondisi saat ini, dimana Pandemi Covid-19 telah menghantui hampir di seluruh sektor perikchidupan, utamanya adalah Scktor Ekonomi. Pergerakan dan perputaran roda ekonomi sebuah negara era Covid-19 sangat menentukan masa depan ekonomi negara tersebut.
Selain harus memerangi Covid-19, Pemerintah Republik Indoncsia harus bergerak cepat dalam mengendalikan stabilitas ckonomi, schingga kepercayaan Investor Asing akan kembali pulih.


Alih-alih membantu memulihkan ekonomi, Bosowa Corporindo sebagai pemegang saham terbesar di PT Bank Bukopin Tbk malah sebaliknya. Dengan memperpanjang masalah BK Kookmin Bank (Korea) yang akan membeli saham PT Bank Bukopin Tbk, dengan cara meminta pemerintah untuk campur tangan dalam hal kekeringan likuiditas PT Bank Bukopin Tbk ini.

Era Pandemi Covid-19 ini pemerintah RI (Pemerintahan Jokowi) mendapatkan kepercayaan yang begitu besar dari Investor Asing dengan masuknya Investasi dari BK Kookmin Bank untuk menyelesaikan kekeringan likuiditas PT Bank Bukopin Tbk. Kenapa Bosowa Corporindo (Erwin Aksa) yang kebakaran jenggot? Ada apakah gerangan.


Apa karena takut tidak lagi menjadi Pemegang Saham Utama (PSU) dalam PT Bank Bukopin Tbk, karena ada klausul dimana para pemegang saham tidak dapat menghalangi investor yang masuk untuk memperbaiki kondisi PT Bank Bukopin Tbk dan akan merubah sistem manajerial secara kescluruhannya. Seperti diketahui Bukopin membutuhkan dana segar untuk meningkatkan permodalan. Rasio permodalan bank berkode saham BBKP itu pada kuartal 1/2020 tercatat menyusut menjadi 12,59% dari periode yang sama tahun sebelumnya 13,29%.

Kemana Bosowa selama ini? IMRI meminta OJK tidak perlu takut dengan Erwin Aksa sebagai pengendali Bosowa. Dan yang menjadi pertanyaan, apakah Bosowa Grup sebagai pemegang saham pengendali Bukopin tidak memiliki uang utuk memenuhi kebutuhan modal dan
likuiditas Bukopin? Erwin Aksa jangan main tekan OJK. Terlebih setelah KB Kookmin Bank telah menyetor dana segar sebesar USD200 juta ke escrow account Bukopin. Bosowa dan Erwin Aksa harus paham
jika pemegang saham tidak dapat memenuhi komitmennya maka kelak atas investor yang akan masuk, pemegang saham tidak dapat menghalangi investor terscbut untuk memperbaiki
kondisi Bukopin.

Bukopin Selamat, negara selamat. Manuver Erwin dalam persoalan ini jangan sampai merusak stabilitas ekonomi.
Untuk itu kami, Ikatan Mahasiswa Republik Indonesia (IMRI) meminta :

  1. Meminta OJK untuk tidak takut atas intervensi dari seorang Erwin Aksa. (Bosowa
    Corporindo)
  2. Kemana Bosowa saat Bukopin dalam keadaan kesulitan dana?
  3. Meminta agar proses penyelamatan Bank Bukopin TBK sesuai dengan kemaslahatan rakyat
    Indonesia
  4. Jangan Rusak Stabilitas Ekonomi Indonesiu kurenu Kepentingan Erwin Aksa (Bosowa
    Согрorindo).

Berita Lainnya

DPD Partai Golkar Kota Semarang Resmi Deklarasi Dukung Petahana

Jakarta - DPD Partai Golkar Kota Semarang baru secara resmi mendeklarasikan dukungan terhadap calon petahana Walikota dan Wakil Walikota Semarang, Hendrar Prihadi...

Hotman Paris Ungkap Kasus Maybank Terindikasi ‘Bank di Dalam Bank’

Jakarta - Pengacara tersohor Indonesia, Hotman Paris Hutapea angkat bicara mengenai kasus yang menimpa hilangnya tabungan nasabah Maybank senilai 22 miliar, menurut...

Aktivis Gugat Novel Menggelar Aksi Bakar Lilin di Depan Kejagung

Solidaritas Aktivis Gugat Novel (AGN) peduli korban sarang burung walet yang mencari keadilan untuk menyeret Novel Baswedan ke persidangan.

GEMEI Akan Unjuk Rasa di Depan Kantor KPU RI dan Nasdem

Jakarta - Ketua umum PP GEMEI Albar menyatakan akan terus mengusut tuntas kasus ijazah palsu yang di dipergunakan kader Nasdem beranisial SGR...

Calon Bupati Simalungun Radiapoh – Zonny Kampanyekan Pendidikan di Era Industri 4.0

Jakarta - Menjelang babak akhir masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumatera Utara, pasangan calon (Paslon) Bupati nomor urut 1, Radiapoh...

Kapolda dan TNI Libatkan Relawan G-Mile Dalam Kegiatan Rapid Test Gratis

Jakarta - Relawan Gerakan Milenial Peduli (G-Mile) dibawah naungan Dr. Tirta Mandira Hudhi bersinergi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan...

Tim Paslon Darma – Adlin: KPU Tak Kasasi, KPU Sergai Harus Tunduk dan Patuhi Putusan PTTUN

Medan - Tanggapi sikap Komisi Pemilihan Umum Serdang Bedagai mengabaikan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Benny Hasrul menyatakan bahwa pengabaian...

Dinilai Tak Memenuhi Syarat, Paslon Pilkada Barru Ini Diloloskan KPU

Makassar - Kuasa hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malkan Amin - Salahuddin Rum menyebutkan meski KPU menetapkan pencalonan wakil Bupati...

Menurut Putusan Pengadilan, Paslon Soekirman-Tengku Ryan Tak Sah Ikuti Pilkada

Serdang Bedagai - PTTUN mengabulkan seluruh gugatan Pasangan Calon Darma Wijaya - Adlin Tambunan atas pembatalan penetapan pasangan calon Soekirman - Tengku...

UIN Watch Laporkan Rektor UIN Terkait Dugaan Pemalsuan Data dan Korupsi

Jakarta - UIN Watch pada hari Kamis (19/10/2020) menjabarkan kepada awak media bahwa ada dugaan penyimpangan, penyalahgunaan kekuasaan, pemalsuan keterangan serta dugaan...