Pemerintah Pusat Dikritik Karena Suntik Dana 20 Triliun ke Jiwasraya

Jakarta – Dana sebesar Rp. 20 triliun dikabarkan akan disuntikkan pemerintah pusat ke Jiwasraya untuk membantu penyelesaian masalah restrukturisasi polis hingga Desember 2021 lewat Penyertaan Modal Negara (PMN) mendapat kritik dari berbagai pihak.

Salah satunya, pemerintah dikritik oleh Pengurus Pusat GEMEI, Albar Putra yang menilai bahwa pencairan PMN kepada BUMN menjadi preseden buruk. Apalagi, pemanfaatan suntikan belum memiliki jaminan menyelesaikan persoalan dari BUMN itu sendiri.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan PMN atau suntikan modal kepada perusahaan BUMN cair pada Oktober 2020, khususnya yang masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Anggaran untuk Jiwasraya ditetapkan dalam bentuk PMN melalui PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI alias Bahana, Holding BUMN Penjaminan dan Perasuransian.

Selain mendapat suntikan modal negara dalam rangka PEN, BUMN ini juga dapat lagi dana segar sekitar Rp20 triliun untuk upaya penanganan masalah Jiwasraya. “PMN senilai Rp20 triliun kepada BPUI dinilai belum tentu mampu menyelesaikan masalah Jiwasraya,” kata Albar ke awak media Jakarta, Minggu (26/9/2020).

Menurutnya, pemberian tunggakan polis PT Asuransi Jiwasraya dipandang tidak menjawab masalah yang dialami asuransi pelat merah tersebut.

“Apakah pantas di tengah rakyat berjuang menyelamatkan diri dari virus Covid-19, justru pemerintah mengalokasikan PMN Rp. 20 triliun untuk Jiwasraya”, imbuhnya.

Albar selaku ketua umum GEMEI mengatakan, resesi ekonomi akan terjadi, kebijakan stimulus ekonomi yang digelontorkan pemerintah tidak mampu menahan kontraksi ekonomi di kuartal tiga, sehingga harus ada evaluasi menyeluruh terhadap tim ekonomi.

“PMN Rp. 20 triliun ini justru menjadi preseden buruk terhadap moral, di mana ketidakhati-hatian dari direksi lama Jiwasraya yang menyebabkan gagal bayar harus ditanggung oleh pemerintah dan rakyat. Terlebih lagi, hal ini melukai pembayar pajak yang susah payah bertahan dengan kontraksi ekonomi saat ini,” tutupnya.

Berita Lainnya

Pengurus Pusat Gemei Gelar Seminar Nasional Bahas Omnibus Law

Jakarta - Berlokasi di D' Hotel, Jakarta Selatan (17/10/2020), Pengurus Pusat Gemei mengadakan seminar nasional mengenai Omnibus Law Cipta Kerja. Dalam pembukaannya,...

HMI Ambon Gelar Webinar Soal SDA dan Pilkada Maluku

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ambon gelar diskusi Webinar dengan tema “Pilkada & Nasib Sumber Daya Alam di Maluku”- Minggu, 25 Juli 2020.

Melalui Video, Habib Rizieq Syihab Dikabarkan Akan Pulang ke Tanah Air

Jakarta - Habib Rizieq Syihab dikabarkan akan pulang ke Indonesia dalam waktu dekat. Mendengar kabar ini, Wakil Ketua Umum MUI Muhyiddin Junaidi menyatakan bahwa...

PMA Depok,Minta KPK usut Temuan BPK Tentang Anggaran KONI Depok

Depok - Pemuda, Mahasiswa dan Aktivis Kota depok (PMA) angkat bicara terkait temuan BPK senilai RP.1.379.610.000, dana Hibah KONI depok yang belum...

Calon Bupati Simalungun Radiapoh – Zonny Kampanyekan Pendidikan di Era Industri 4.0

Jakarta - Menjelang babak akhir masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumatera Utara, pasangan calon (Paslon) Bupati nomor urut 1, Radiapoh...

Kapolda dan TNI Libatkan Relawan G-Mile Dalam Kegiatan Rapid Test Gratis

Jakarta - Relawan Gerakan Milenial Peduli (G-Mile) dibawah naungan Dr. Tirta Mandira Hudhi bersinergi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan...

Tim Paslon Darma – Adlin: KPU Tak Kasasi, KPU Sergai Harus Tunduk dan Patuhi Putusan PTTUN

Medan - Tanggapi sikap Komisi Pemilihan Umum Serdang Bedagai mengabaikan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), Benny Hasrul menyatakan bahwa pengabaian...

Dinilai Tak Memenuhi Syarat, Paslon Pilkada Barru Ini Diloloskan KPU

Makassar - Kuasa hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malkan Amin - Salahuddin Rum menyebutkan meski KPU menetapkan pencalonan wakil Bupati...

Menurut Putusan Pengadilan, Paslon Soekirman-Tengku Ryan Tak Sah Ikuti Pilkada

Serdang Bedagai - PTTUN mengabulkan seluruh gugatan Pasangan Calon Darma Wijaya - Adlin Tambunan atas pembatalan penetapan pasangan calon Soekirman - Tengku...

UIN Watch Laporkan Rektor UIN Terkait Dugaan Pemalsuan Data dan Korupsi

Jakarta - UIN Watch pada hari Kamis (19/10/2020) menjabarkan kepada awak media bahwa ada dugaan penyimpangan, penyalahgunaan kekuasaan, pemalsuan keterangan serta dugaan...