Pasca Kebakaran Hebat, Puluhan Pedagang Pasar Kambing Kebon Melati Masih Terlantar

Related

Share

JAKARTA – Puluhan pedagang yang biasa berjualan di pasar Kambing, Kebon Melati Tanah Abang saat ini, masih belum mendapatkan penanganan yang serius dari pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya selaku pengelola pasar, setelah ratusan kios dan lapak para pedagang di pasar tersebut kebakaran pada Kamis, 8 April 2021 kemarin.

Puluhan pedagang itu, sampai berita ini diturunkan, tampak terlihat terlantar, karena belum di sediakan tempat sementara untuk berjualan. Sementara lokasi pasar yang kebakaran tersebut, sampai saat ini masih dalam pantauan Polisi.

Deni Iskandar, salah satu pedagang yang kiosnya terbakar habis, mengatakan, pihaknya bersama Paguyuban Pasar, Senin (12/04) siang tadi sudah melakukan pertemuan dengan pihak PD Pasar Jaya Kebon Melati.

Akan tetapi, Deni menegaskan bahwa, pada pertemuan itu, pihak pasar belum memberikan solusi kongkret, untuk para pedagang yang kiosnya terbakar itu, agar bagaimana bisa kembali berjualan.

“Betul, memang kami tadi semua pedagang khususnya pemilik kios dan lapak ini, dikumpulkan di kantor. Tapi dalam pertemuan itu juga, pihak pasar belum memberikan solusi yang kongkret untuk para pedagang. Bahkan tuntutan pedagang agar pihak pasar mencabut garis polisi di sekitaran lokasi pasar yang terbakar itu pun, tidak dilakukan. Jadi memang pihak pasar ini sebagai pengelola, cenderung mengabaikan dan semacam tidak mau tau gitu,” jelas Deni. Rabu (14/04).

Baca Juga:  Banjir Melanda, KAI Mohon Maaf atas Terganggunya Perjalanan Kereta Api di Wilayah Daop 1 Jakarta

Informasi, pada kamis, 8 April 2021 kemarin, pasar kambing, kebon melati Tanah Abang Jakarta Pusat, kebakaran. Kebakaran hebat yang terjadi sekitar 16.45 WIB itu, melahap 136 lapak, 40 kios, 2 mobil dan 1 motor terbakar hangus. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun berdasarkan dugaan sementara, kebakaran tersebut diduga kareba kornsleting listrik.

Baca Juga:  Gempar Akan Serahkan Berkas Hasil Audit BPKP ke KPK dan Kejagung

Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat itu menilai bahwa, pihak PD Pasar Jaya Kebon Melati, tidak tanggap dan lamban seperti tidak paham dengan kerja dan fungsi.

“Harusnya yang namanya kepala maupun jajaran PD Pasar Jaya itu tanggap dan responsif. Ini justru malah lambat, ya seperti kebingungan mereka itu. Tadi pas pertemuan itu, terlihat ko, kualitas dan cara berpikir pihak PD Pasar Jaya itu, seperti tidak paham dan bingung. Pasar kambing inikan sudah 3 kali kebakaran terus. Harusnya tanggap dong, kecuali baru pertama kali kebakaran, ini sudah 3 kali,” katanya

Dengan adanya peristiwa kebakaran tersebut, Deni berharap, semua stakholder di lingkungan PD Pasar Jaya Kebon Melati, bisa segera di evaluasi.

IMG 20210413 WA0004

“Harus di evaluasi kepala pasar ini, bila perlu di copot. Pilihannya cuma ada dua, copot kepala PD Pasar Jaya Kebon Melati, atau copot Dirut PD Pasar Jaya. Masa gak bisa membangun kembali pasar, kita ini para pedagang, setiap bulan bayar karcis, bayar keamanan, dan bayar listrik. Masa iya dengan adanya peristiwa kebakaran ini, para pedagang yang harus membangun pasar.” tegas Deni.

“Sampai hari ini, tidak ada bantuan untuk para korban dari pihak PD Pasar Jaya. Begitu juga ketika situasi kebakaran terjadi, itu tidak ada pihak PD Pasar Jaya. Boro-boro ngasih bantuan, nyapa juga kagak,” tutupnya