Pilih Tolak Kebijakan WhatsApp Yang Baru, Pengguna Akan Terancam Dinonaktifkan

Related

Share

Jakarta – Kebijakan baru WhatsApp soal data pengguna akan mulai berlaku pada 15 Mei mendatang. Kebijakan yang membahas tentang berbagi data dengan Facebook tersebut sempat ditunda karena memunculkan banyak kontroversi.

Pada tanggal 15 Mei, pengguna akan mendapat sebuah spanduk berisi penyataan untuk menyetujui kebijakan tersebut. Jika tidak setuju, pengguna tidak bisa menggunakan WhatsApp dengan normal.

Baca Juga:  KBMA Singgung Kasus Korupsi Dana Beasiswa 2017 yang Mangkrak di Polda Aceh

Dalam laman FAQ, WhatsApp mengatakan, tidak akan menghapus akun pengguna yang tidak menyetujui kebijakan barunya. Hanya saja, beberapa fungsi tidak akan bisa digunakan. WhatsApp mengatakan, pengguna masih akan dapat menerima panggilan dan notifikasi.

Namun, pengguna tidak akan bisa mengirim dan membaca pesan yang diterima. WhatsApp tidak mejelaskan lebih detail, berapa lama pengguna akan mendapati pesan tersebut, sebelum akhirnya tidak bisa lagi menggunakan WhatsApp.

Baca Juga:  Menggapai Asa, Perbaiki Diri

WhatsApp akan terus mengirimkan pemberitahuan, sehingga pengguna bisa meninjau dan menerimanya. Pengguna yang tidak menyetujui kebijakan baru akan dipertimbangkan sebagai pengguna tidak aktif.

Jika tidak menerima persyaratan itu pengguna masih bisa menerima panggilan dan pemberitahuan. “Tetapi tidak akan dapat membaca atau mengirim pesan dari aplikasi,” tulis WhatsApp.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebijakan baru WhatsApp soal data pengguna akan mulai berlaku pada 15 Mei mendatang.

Kebijakan yang membahas tentang berbagi data dengan Facebook tersebut sempat ditunda karena memunculkan banyak kontroversi.