Jakarta – Massa yang mengaku sebagai KBMA (Koalisi Barisan Muda Aceh) berunjuk rasa di depan Mabes Polri Jakarta dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menyinggung mangkraknya investigasi kasus korupsi beasiswa yang dilakukan oleh anggota DPR Aceh (DPRA) periode 2014/2019 yang terjadi sejak 2017 lalu.

“Ada sebagian mahasiswa Aceh telah mengembalikan dana beasiswa yang telah diterimanya karena dianggap tidak tepat sasaran,” tegas Mudasir, selaku koordinator lapangan unjuk rasa.

Pada tahun 2017 lalu, telah diketahui ada 9 legislator DPRA yang terindikasi terlibat dalam kasus korupsi beasiswa tersebut.

“Maka dari itu, KBMA mendorong penegakan hukum yaitu pihak kepolisian terkhususnya Mabes Polri untuk secepatnya menyelidiki atau menelusuri dana pendidikan atau beasiswa yang di duga yang telah di korupsi anggota DPRA,” tegas Mudasir.

Lanjutnya, “Sejauh ini para mahasiswa penerima beasiswa menggelar aksi demontrasi di berbagai kabupaten dan kota menuntut kepada penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas terkait kasus ‘pembegalan‘ beasiswa dan menyeret para pelaku di meja hijau”.