Jakarta – Tepat dua tahun tercatat kepemimpinan Haris Pertama sebagai ketua umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI). Dengan demikian, kepemimpinan Haris Pertama hanya menyisahkan waktu setahun hingga 2022 mendatang.

Haris pertama terpilih di Kongres KNPI Pemuda ke-XV di Bogor, 18 hingga 22 Desember 2020 mengalahkan pesaingnya Noer Fajriansyah. Kemenangan Haris ditetapkan usai mendapatkan 84 suara sementara Fajriensyah mendapat 82 suara serta 1 suara abstain.

Ketua Pimpinan Sidang Kongres XV KNPI saat itu, Sirajuddin Abdul Wahab, kemudian menetapkan Haris sebagai Ketum KNPI.

Usai terpilih, Haris mengatakan, kepemimpinannya ke depan akan fokus untuk mempersatukan pemuda Indonesia. Dia akan membangun komunikasi dengan semua OKP (organisasi kepemudaan) dan DPD untuk menyatukan potensi kader KNPI.

“Kedepan tidak ada lagi perpecahan dalam tubuh KNPI. Hanya akan ada satu KNPI yang akan berperan mempersatukan pemuda Indonesia untuk mengisi pembangunan,” kata Haris dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/12/2018).

Kongres pemilihan Ketum KNPI sendiri berlangsung tanggal 18 hingga 22 Desember yang diikuti oleh 167 peserta dari DPD provinsi dan OKP tingkat Nasional.

Bahkan, Haris juga berjanji akan menjalin komunikasi dengan semua elemen bangsa, terutama pemerintah untuk memastikan seluruh OKP dan DPD KNPI mendapatkan peran dalam proses pembangunan bangsa.

“Sebagai wadah berhimpunnya organisasi pemuda harus selalu menjadi mitra strategis dan mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Noer Fajriensyah usai pemilihan memberi semangat serta mengucapkan selamat kepada Haris Pertama.

“Semoga di kepemimpinan bung Haris Pertama KNPI bisa utuh kembali dan bermanfaat bagi semua pemuda. Kalah menang tidak masalah.” katanya usai pemilihan.